Cekcok Berujung Ucapan Rasis Penjahit di Bali ke Pelanggan Berakhir Damai

Perselisihan panas hingga viral di medsos antara pemilik usaha Sintya Tailor dan pelanggannya, RHW, di Badung, Bali, berakhir damai. Kedua pihak dipertemukan di kantor polisi untuk mediasi.
Dilansir detikBali, Senin , mediasi digelar di Polsek Abiansemal pada Minggu sore. Dalam pertemuan tersebut, pemilik Sintya Tailor, Ni Made Tiadnyani alias Bu Sintya, dan RHW menjelaskan duduk perkara kejadian itu.
Keduanya sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan. Mereka sudah membuat surat pernyataan dan tidak melanjutkan persoalan itu ke ranah hukum.
Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nengah Sona, mengatakan pihaknya memfasilitasi kedua pihak untuk bertemu dan mediasi. Dia menyebutkan keduanya memilih berdamai.
Sebelum mediasi, Tiadnyani juga meminta maaf melalui akun Facebook pribadinya. Klarifikasi itu disampaikan setelah video dirinya terlibat cekcok dengan pelanggan hingga melontarkan kalimat hinaan bermuatan suku, agama, ras, antargolonggan viral di media sosial.
"Tiang minta maaf dan ampura sareng semeton sareng sami kalau ada salah dengan pelanggan. Tiang tidak pernah mengejek dan menghina sesama orang Bali maupun orang luar Bali sedunia se-Indonesia," tulis Tiadnyani.
Simak selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: Gadis ABG di Jayapura Cekcok dengan Ibu Angkat Berujung Tewas Dibakar
[Gambas:Video 20detik]
Artikel Terkait

Mobil Pelat Dinas TNI Terbakar di Senen Jakpus, Diduga Akibat Korsleting
Mobil dengan pelat dinas TNI terbakar di Jalan Kramat Kwitang, Senen, Jakarta Pusat . Pemicu kebakar2026-09-13
Bappeda Jateng Khawatir Dampak Rob Bergeser ke Timur Usai Tol Semarang-Demak Rampung
Pembelajaran dari Kasus Tanjung Mas dan SayungYusmanto mengingatkan rekam jejak pembangunan infrastr2026-09-13
Jadi Pendiri WAICO, Indonesia Tegaskan Tak Memihak China maupun AS Dalam Pengembangan AI
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam World Artificial Intellige2026-09-13
Kemenag Sebut Tambahan Anggaran Rp 5,7 Triliun untuk TPG dan Dosen Sudah Disetujui Kemenkeu
"Anggaran sekitar Rp 5,783 triliun ini dialokasikan untuk pembayaran Tunjangan Profesi Guru dan Dose2026-09-13



Komentar Terbaru