Panglima TNI Sebut Pendampingan TNI AU Sumbang 45 Persen Target Produksi Gula Nasional 2026

Agus menyebutkan, di Lanud Abdulrachman Saleh, lokasi yang menjadi pusat panen raya bersama Presiden Prabowo, luas lahan tebu yang siap dipanen mencapai 800,5 hektar.
Lahan tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar 72.045 ton tebu dengan nilai jual ke pabrik rata-rata Rp 720.000 per ton.
“Hilirisasi tebu turut menghasilkan molase, bioetanol industri maupun farmasi, pupuk organik, dan produk turunan lainnya yang meningkatkan nilai bagi perekonomian nasional,” ungkap dia.
Agus menyampaikan pendampingan sektor tebu merupakan bagian dari pembagian tugas TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
TNI AU berfokus pada komoditas tebu, TNI Angkatan Laut mendampingi pengembangan kedelai, sedangkan TNI Angkatan Darat mendampingi produksi padi.
Artikel Terkait

Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam
Presiden Republik Sosialis Vietnam sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, To Lam, men2026-09-13
Polda NTT Akan Gelar Perkara Kasus Dokter Icha Pekan Ini
Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan bakal melakukan gelar perkara kasus kematian dokter Eliz2026-09-13
Senyum Ibu Yurmina di Balik Dinding Rumah yang Kokoh Direnovasi Warga Binaan
KOMPAS.com – Senyum Ibu Yurmina tak henti mengembang saat menerima kunci rumahnya yang telah s2026-09-13
Konser Akbar Monas Sediakan 8 Kantong Parkir, Tampung 5.020 Kendaraan
Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta menyiapkan delapan kantong parkir bagi pengunjung Konser Akbar Mo2026-09-13
Satgas PRR dan PNM Siapkan Skema Pembiayaan Usaha bagi Penyintas di Agam
Pemulihan pascabencana tidak hanya ditandai dengan pulihnya infrastruktur dan hunian, tetapi juga ba2026-09-13


Komentar Terbaru