Panglima TNI Sebut Pendampingan TNI AU Sumbang 45 Persen Target Produksi Gula Nasional 2026

Agus menyebutkan, di Lanud Abdulrachman Saleh, lokasi yang menjadi pusat panen raya bersama Presiden Prabowo, luas lahan tebu yang siap dipanen mencapai 800,5 hektar.
Lahan tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar 72.045 ton tebu dengan nilai jual ke pabrik rata-rata Rp 720.000 per ton.
“Hilirisasi tebu turut menghasilkan molase, bioetanol industri maupun farmasi, pupuk organik, dan produk turunan lainnya yang meningkatkan nilai bagi perekonomian nasional,” ungkap dia.
Agus menyampaikan pendampingan sektor tebu merupakan bagian dari pembagian tugas TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
TNI AU berfokus pada komoditas tebu, TNI Angkatan Laut mendampingi pengembangan kedelai, sedangkan TNI Angkatan Darat mendampingi produksi padi.
Artikel Terkait

Legislator Soroti Usia Kapal Induk Hibah Italia 40 Tahun, Singgung Anggaran
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menyoroti masa pakai kapal induk Giuseppe Garibaldi Italia yang2026-07-29
Perkuat Pasar Bullion dan Industri Emas, Pemerintah Bentuk IBMA
"Kalau ekosistemnya kuat dan seluruh pelaku industri bisa bergerak bersama, nilai tambah yang dihasi2026-07-29
BRIN: Papua Jadi Pusat Keanekaragaman Hayati Indonesia, Simpan Ribuan Spesies Endemik
Papua dinilai sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati terpenting di Indonesia dengan tin2026-07-29
Tol Gilimanuk-Mengwi Ditargetkan Masuk Tahap Tender Akhir 2026, Koster: Ditunggu Masyarakat
Menurut dia, sebelumnya pembahasan mengenai proyek jalan tol tersebut juga pernah dilakukan dalam ra2026-07-29



Komentar Terbaru