Guyon Cak Imin: PKB Lebih Jago dari Golkar di Mini Soccer, di Pemilu?

Candaan itu disampaikan saat menghadiri Final Mini Soccer Tournament Panji Bangsa dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB di BRIlian Stadium, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026).
Turnamen tersebut dihadiri sejumlah pimpinan partai politik, di antaranya Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sarmuji, Sekretaris Jenderal Partai Prima R. Gautama Wiranegara, serta perwakilan Partai NasDem, Partai Demokrat, dan kader dari berbagai partai.
Selain menjadi ajang silaturahmi antarpartai, kegiatan itu juga menghadirkan pertandingan ekshibisi Amputee Football.
Cak Imin mengajak seluruh peserta mengambil pelajaran dari semangat para atlet penyandang disabilitas tersebut.
"Saya berharap kita belajar banyak dari teman-teman Amputee Football. Pertama, bersyukur, bahagia, bangga, dan terima kasih kepada Partai Golkar, Partai PKS, Partai Prima, dan partai-partai lain yang berkenan hadir dalam rangka Hari Lahir PKB untuk bersama-sama menjaga kebugaran sekaligus bermain mini soccer," kata Cak Imin.
"Yang saya sendiri sudah sangat lama tidak main ini, Saudara-saudara. Moga-moga bisa ikut main. Dan tentu apresiasi atas kehadiran Bapak-bapak sekalian," imbuh dia.
Menutup sambutannya, Cak Imin berharap turnamen persahabatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarpartai sekaligus membangun optimisme menuju cita-cita Indonesia tampil di Piala Dunia.
"Insya Allah Indonesia akan bermain di Piala Dunia. Cita-citanya Pak Prabowo itu, 2030," kata Cak Imin.
"Kita ingin hari ini persahabatan semakin dalam, kesehatan semakin baik. Alhamdulillah," ujar dia.
Artikel Terkait

Mengulik Spesifikasi Tiga Motor Listrik VinFast, Seberapa Tangguh?
Setelah resmi meluncur di pasar roda dua tanah air, ketiga motor listrik Vinfast yakni Evo, Feliz II2026-09-13
Warga Pamekasan Tolak Pembangunan Ritel Modern, Bupati Janji Putuskan Besok
Ia menegaskan pemerintah daerah akan mempertimbangkan aspirasi masyarakat yang menolak pembangunan r2026-09-13
Syarat-syarat Agar KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah dari Kejagung
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak mengatakan KPK memiliki kewenangan untu2026-09-13




Komentar Terbaru