Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar, Itu Pemimpin Pengkhianat!

Presiden Prabowo Subianto menekankan perbedaan partai di Indonesia tak masalah. Kendati demikian, Prabowo mengungkit ada pihak yang menganjurkan gerakan 'bakar-bakar' di republik ini.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam puncak Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Minggu . Prabowo mulanya berbicara soal pemberantas korupsi termasuk BUMN-BUMN yang ditertibkan di bawah kepemimpinannya.
"Berbeda partai tidak ada masalah. Tiap sekian tahun kita bertanding dengan baik. Nggak ada masalah," kata Prabowo dalam sambutannya.
Ia menyebut siapa pun pemenang akan didukung. Prabowo mengungkit pihak kalah jangan justru menganjurkan untuk bakar-bakar.
"Siapa yang menang, monggo. Jangan kalau kalah mau bakar-bakar, itu bangsa apa itu? Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di republik ini, itu adalah pemimpin pengkhianat, saudara-saudara sekalian," ujar Prabowo.
Prabowo meyakini pada hukum karma terhadap pihak yang menciptakan anjuran bakar-bakar itu. Ia lantas menekankan empat kali kalah dalam Pilpres tak pernah menyuruh anak buah untuk bakar-bakar atau demo.
"Saya percaya hukum karma akan kena kepada mereka semua itu. Saya maju lima kali pemilihan, empat kali kalah, nggak pernah saya suruh anak buah saya bakar-bakar. Demo aja nggak. Saya datang pelantikan rival saya, saya datang, saya hormat, saya kasih selamat," tegas dia.
Ia menyatakan jika bersaing itu adalah hal yang baik. Ia menyebut persaingan merupakan hal biasa yang mesti diterima oleh semua pihak.
"Bersaing itu baik, pertandingan itu baik. Iya kan? Sepak bola ada pertandingan kan, ada dua. Satu harus menang. Kalau satu kalah, masa wasitnya mau digebukin? Ya? Persaingan itu biasa. Nggak ada masalah, ya," imbuhnya.
Simak Video Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar, Itu Pengkhianat!
[Gambas:Video 20detik]
Artikel Terkait

Viral Remaja di Sidoarjo Terima Pesanan Ojol Sambil Bugil di Teras Rumah
Seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun viral usai menerima pesanan ojol sambil bugil di teras rum2026-07-29
KPK Akui Diundang Polisi Koordinasi-Supervisi Terkait 3 Kasus Korupsi
KPK mengaku diundang Kortas Tipikor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait penanganan tiga2026-07-29
Polisi Kerahkan 389 Personel Amankan Konser Akbar di Monas Nanti Malam
Polisi mengerahkan 389 personel untuk mengamankan Konser Akbar 2026 di Monumen Nasional Jakarta Pus2026-07-29
HNW Ajak Kampanyekan Jakarta Kota Halal Global
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid mengajak Badan Komunikasi2026-07-29
AS-Iran Saling Serang, Trump Berlakukan Blokade Laut
Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan udara untuk malam ketiga berturut-turut ke sejumlah2026-07-29


Komentar Terbaru