Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp 10,53 Triliun, Sang Aktor Jadi Penasihat Senior

JAKARTA, KOMPAS.com – Netflix mengakuisisi perusahaan rintisan (startup) berbasis kecerdasan buatan (AI) milik aktor Ben Affleck, InterPositive, dengan nilai 587 juta dollar AS atau sekitar Rp 10,53 triliun (asumsi kurs Rp 17.942 per dollar AS).
Mengutip Variety, Jumat (18/7/2026), Netflix mengungkapkan dalam laporan Formulir 10-Q kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) bahwa proses akuisisi tersebut telah rampung pada Maret 2026.
InterPositive didirikan Affleck pada 2022 dengan fokus mengembangkan teknologi AI yang dirancang untuk membantu proses produksi film, sembari tetap menempatkan sineas sebagai pusat pengambilan keputusan kreatif.
Teknologi yang dikembangkan perusahaan itu memanfaatkan AI untuk mengolah rekaman harian selama proses syuting sehingga dapat mempercepat tahapan pascaproduksi. Fungsinya mencakup pencampuran gambar, pencahayaan ulang adegan, hingga penambahan efek visual tanpa mengandalkan pembuatan gambar generatif.
"Dari penemuan gambar bergerak hingga transisi ke digital, dari penangkapan gerakan hingga produksi virtual, teknologi telah berevolusi seiring dengan para seniman yang menggunakannya," ujar Affleck.
Sebagai bagian dari kesepakatan, seluruh tim InterPositive yang terdiri dari 16 insinyur, peneliti, dan tenaga kreatif bergabung dengan Netflix. Sementara itu, Ben Affleck akan berperan sebagai penasihat senior perusahaan.
Netflix dan InterPositive menyatakan akuisisi tersebut bertujuan mengembangkan teknologi AI secara bertanggung jawab untuk mendukung proses kreatif para pembuat film, bukan menggantikan mereka.
Co-CEO Netflix Ted Sarandos mengatakan perusahaan telah memanfaatkan AI dalam produksi serial dokumenter The American Experiment. Menurut dia, teknologi tersebut mampu menghasilkan rangkaian gambar dua kali lebih cepat dengan biaya sekitar separuh dibandingkan metode sebelumnya.
Meski demikian, Sarandos menegaskan Netflix tidak berniat menggantikan karya kreatif manusia dengan teknologi AI generatif. Ia menyebut AI diposisikan sebagai alat bantu untuk meningkatkan efisiensi proses produksi, bukan sebagai pengganti para kreator.
Artikel Terkait

Sekjen MPR Gaungkan 'Izakod Bekai Izakod Kai' di LCC 4 Pilar Papua Selatan
Plt Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah menekankan semboyan 'Izakod Bekai Izakod Kai' dalam Lom2026-07-29
Drake Pasang Taruhan Rp24,5 Miliar untuk Kemenangan Argentina di Final Piala Dunia
JAKARTA, KOMPAS.com - Rapper asal Kanada, Drake, kembali menarik perhatian publik lewat taruhan jumb2026-07-29
Belum Beroperasi, SPPG di Mojokerto Dibobol Maling, Polisi Amankan Pencuri dan Penadah
Menurut Aldhino, SPPG tersebut sejatinya memang belum pernah beroperasi dan berencana memulai mendis2026-07-29
KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar Over Kapasitas, Nahkoda Diamankan Polisi
Tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan meninggalkan duka yang mendalam. P2026-07-29
Soal Konflik 2 Desa di Flores Timur, Wabup: Pemkab Sudah Bekerja Maksimal
Wakil Bupati Flores Timur, Igans Boli Uran, menegaskan bahwa pemrintah telah bekerja maksimal untuk2026-07-29


Komentar Terbaru